Thursday , 31 December 2015
follow twitter kami di @santriGD

Monthly Archives: May 2015

Islam dan Orientasi Bangsa

© istimewa

Oleh: Abdurrahman Wahid Yang paling banyak dilakukan orang adalah mengacaukan antara orientasi kehidupan dengan konsep sebuah bangsa. Makanya sering ada kerancuan dengan menganggap ada nya sebuah konsep negara dalam Islam. Atas dasar ini, orang pandai – semacam Abul A’la Al-Maududi,[1] menganggap ideologi sebagai sebuah kerangka­pandang Islam. Karena itulah, ia lalu menganggap tidak ada nasionalisme dalam Islam, karena Islam bersifat universal ... Read More »

Kaum muslimin dan Cita-Cita

© istimewa

Oleh: Abdurrahman Wahid Soal cita­-cita kaum muslimin, tentu saja harus dipresentasikan dengan mendalam. Ini sesuai dengan kenyataan, bahwa kaum muslimin terbagi dalam dua kelompok besar. Ada kaum muslimin yang menjadi gerakan Islam, ada pula yang hanya ingin menjadi warga negara tempat mereka hidup, tanpa menjadi warga gerakan apapun di dalamnya. Dalam hal ini sudah tentu harus dikecualikan gerakan yang menyangkut ... Read More »

Meredefinisikan Konsep Kepemimpinan Islam

kepemimpinan-profetik

Oleh: Betriq Kindy Arrazy KH Abdurrahman Wahid yang akrab disapa dengan Gus Dur dalam tulisannya berjudul “Arabisasi, Samakah dengan Islamisasi?” cukup apik memaparkan sebuah tulisan yang berangkat dari pengalamannya. Berawal saat Gus Dur menjadi Ketua Umum PBNU, didatangi oleh seorang Ulama Pakistan yang memintanya untuk memerintahkan warga NU agar mendoakan Pakistan diberikan kesalamatan karena sedang dipimpin oleh seorang Perdana Menteri ... Read More »

Islamku, Islam anda, Islam kita

© istimewa

Oleh: Abdurrahman Wahid Saat membaca kembali makalah­-makalah yang dikirimkan kepada sejumlah penerbitan, disampaikan dalam sekian buah seminar dan dipaparkan dalam sekian banyak diskusi, penulis mendapati pandangan­-pandangannya sendiri tentang Islam yang tengah mengalami perubahan­-perubahan besar. Semula, penulis mengikuti jalan pikiran kaum ekstrimis yang menganggap Islam sebagai alternatif terhadap pola pemikiran “Barat”, seiring dengan kesediaan penulis turut serta dalam gerakan lkhwanul Muslimin[1] ... Read More »

Beragama Butuh Tawa

Oleh: Faradilla Al-Fath*   Tariq Ramadan, dalam akun facebooknya, tertanggal 1 Oktober 2014, menulis status bernada prihatin seperti ini: “Did you know … One of the hallmarks of inner peace, in most difficult moments, is to keep one’s sense of humor and balance. To take a distance, smile and joke in a healthy way … this is “halal”, and there ... Read More »

Jalan Sunyi Untuk Negeri

[Catatan Reflektif Lampah Ratri dan Topo Bisu] Oleh: Harris Surya Selasa malam, alunan gendhing Jawa mengalun di sekitar tugu Jogja. Suara itu menyusup di antara deru suara kendaraan bermotor yang lalu lalang di sekitar tugu yang oleh masyarakat Jogja biasa disebut “tugu pal putih”. Beberapa orang berkumpul di seberang selatan dengan menggunakan pakaian adat Jawa lengkap dengan keris dan blangkon ... Read More »

Islam, Gerakan ataukah kultur ?

MosqueDjenneWeb-786889

Oleh: Abdurrahman Wahid Ketika menghadapi Hari Waisak 2546 pada 26 Mei 2002 penulis mendapat undangan dari KASI (Konferensi Agung Sangha Indonesia) untuk hadir dalam acara terse but di Balai Sidang Senayan Jakarta. Penulis menjawab akan hadir. Dan, rombongan KASI berlalu dengan hati lega. Setelah berjalan beberapa waktu, penulis mendengar bahwa Megawati Soekarnoputri sebagai personifikasi kepala negara dan pemerintah akan datang ... Read More »

Salahkah Jika Dipribumikan?

Oleh : Abdurrahman Wahid ISLAM mengalami perubahan-perubahan besar dalam sejarahnya. Bukan ajarannya, melainkan penampilan kesejarahan itu sendiri, meliputi kelembagaannya. Mula-mula seorang nabi membawa risalah (pesan agama, bertumpu pada tauhid) bernama Muhammad, memimpin masyarakat muslim pertama. Lalu empat pengganti (khalifah) meneruskan kepemimpinannya berturut-turut. Pergolakan hebat akhirnya berujung pada sistem pemerintahan monarki. Begitu banyak perkembangan terjadi. Sekarang ada sekian republik dan sekian ... Read More »

Mengenang Sang Wali

gus dur

Oleh: Mohamad Sobary Menghidupkan kembali kenangan tentang Gus Dur, sang wali, dengan rasa hormat, tapi sesedikit mungkin keterlibatan emosi yang menggusur makna sejarah pribadinya menjadi mitologi, merupakan sebuah tantangan. Diskusi tentang Gus Dur, tiap saat, tergelincir ke dalam pemitosan, dan kultus yang “menyenangkan”, tapi mungkin sebetulnya merugikan yang dikenang maupun yang mengenangnya. Orang-orang yang dekat Gus Dur, pribadi maupun kelompok, ... Read More »

Saya Semakin Takut Menjadi Qari’ Pengajian

Oleh Sarjoko* Sekitar lima tahun yang lalu, ketika saya masih nyantri di salah satu pesantren di Jawa Tengah, saya bertanya kepada seorang teman: “Kita kok tidak latihan qira’ah sab’ah ya?”. Pertanyaan ini muncul karena saya iri melihat beberapa teman saya yang setiap Jum’at siang selalu ngaji qira’ah sab’ah di ndalem romo kiai. Teman saya menjawab, “Lha kita saja belum hafiz, ... Read More »