Oleh: Sindhunata Almarhum atau swargi Gus Dur bukan hanya kiai, mantan ketua PBNU, dan mantan Presiden. Semasa hidupnya, swargi Gus Dur juga seorang pencinta dan pengamat sepak bola yang andal. Ulasan bolanya tentang Piala Dunia sering menghiasi halaman pertama harian ini. Ketika Gus Dur menjadi Presiden, beberapa kali penulis juga memakai bahasa bola dalam mengomentari pemerintahannya. Kami malah sempat terlibat ... Read More »
Monthly Archives: November 2015
Kita Beda dan Setara (Festival Film Toleransi 2015)
Oleh: Agung Hidayat Aziz Dalam rangka memperingati hari toleransi dunia, GusDurian Jogjakarta dan komunitas-komunitas yang peduli terhadap isu keberagaman dan perdamaian di Yogyakarta seperti Indonesia Jangan Diam (IJD), Campus Ministry, dan Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) mengadakan festival film toleransi. Acara dilaksanakan di berbagai tempat mulai dari tanggal 16-18 Oktober 2015. Film yang ditayangkan merupakan film-film pilihan seperti Cahaya Dari Timur ... Read More »
Tragedi Paris dan Sikap Kita
Oleh: Mohammad Pandu* Sudah sepatutnya kita bersyukur atas turunnya hujan belakangan ini. Setidaknya fisik kita tak ikut-ikutan panas, layaknya hati kita yang gerah mendengar kabar serangkaian teror di sana-sini. Kasus terakhir terjadi minggu lalu di Paris, Perancis, tepatnya pada Jum’at malam (13/11). Ada enam titik lokasi yang menjadi sasaran pengeboman dan penembakan brutal oleh para teroris; mulai dari restoran, lingkungan ... Read More »
Pengumuman Peserta Kelas Pemikiran Gus Dur 4
Peserta Kelas Pemikiran Gus Dur 4 1. Triyo Handoko 2. Melfin Zaenuri 3. Mohamad Nurdin 4. Anisul Fuad 5. Mohammad Sahlan 6. Ahmad Aqib 7. Moh Nurul Huda 8. Mardha Tri Yudha Wibawa 9. Mukhammad Faisol Amir 10. Mochammmad Lathif Amin 11. Galih Sabdo Panuju 12. Daniel 13. Nur Ihcsanudin 14. Afif Fatkhurrochman 15. Najib Ubaidilah 16. Puput Noer Fitri ... Read More »
Gus Dur dan Kegaiban
Oleh: Mahfud MD Meski menolak dirinya disebut wali, Gus Dur percaya pada kegaiban-kegaiban dan tak jarang perilakunya dipengaruhi apa yang kita sebut sebagai “pesan gaib.” Dalam konteks inilah saya paham mengapa Gus Dur sering berkunjung ke kuburan-kuburan,terutama kuburan-kuburan tokoh-tokoh besar masa lalu, seperti Sunan Bonang, Pangeran Jayakarta, Sunan Ampel, dan (tentu saja) kuburan ayahanda dan kakek-kakeknya yang merupakan para pendiri ... Read More »
Islam dan Orientasi Ekonomi
Oleh: Abdurrahman Wahid Dalam pandangan Islam, tujuan hidup perorangan adalah mencari kebahagian dunia dan akhirat yang dicapai melalui kerangka peribadatan kepada Allah Swt. Terkenal dalam hal ini firman Allah melalui kitab suci al-Qurân: “Tidak Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyembah kepada Ku (wa mâ khalaqtu al-jinna wa al-insâ illâ liya’budûni)” (QS. adz-Dzâriyât [51]:56). Dengan adanya konteks ini, manusia ... Read More »
Keadilan dan Rekonsiliasi
Oleh: Abdurrahman Wahid Minggu lalu, di bilangan Kramat V, Jakarta, penulis meresmikan sebuah panti jompo milik sebuah yayasan yang dipimpin orang-orang eks Tapol (Tahanan Politik) dan Napol (Narapidana Politik), kasarnya orang-orang PKI (Partai Komunis Indonesia) yang sudah dibubarkan. Mereka mendirikan sebuah panti jompo di gedung bekas kantor Gerwani (Gerakan Wanita Indonesia), yang dianggap sebagai organisasi perempuan PKI. Peresmian yang diminta ... Read More »
Ras dan Diskriminasi di Negara Ini
Oleh: Abdurrahman Wahid Dalam perjalanan ke gedung TVRI saat subuh awal Februari 2003, penulis mendengar siaran sebuah radio swasta Jakarta yang menyiarkan dialog tentang masalah ras dan diskriminasi. Karena format siarannya dialog interaktif, maka dapat dimengerti jika para pendengar melalui telepon mengemukakan pendapat dan pernyataan berbeda-beda mengenai kedua hal itu. Ada yang menunjuk kepada keterangan etnografis, yang menyatakan orang-orang di ... Read More »
Pendidikan Islam Harus Beragam
Oleh: Abdurrahman Wahid Dalam sebuah dialog tentang pendidikan Islam, yang berlangsung di Beirut (Lebanon) tanggal 13-14 Desember 2002 dan diselenggarakan oleh KAS (Konrad Adenauer Stiftung), ternyata disepakati adanya berbagai corak pendidikan agama. Hal ini juga berlaku untuk pendidikan Islam. Ternyata ada beberapa orang yang terus terang mengakui, maupun yang menganggap, pendidikan Islam yang benar haruslah mengajarkan “formalisasi” Islam. Termasuk dalam ... Read More »
Aceh, Kekerasan dan Rasa Kebangsaan
Oleh: Abdurrahman Wahid Dalam berbagai pernyataan, sejumlah pejabat pemerintah pekan lalu menyatakan, sikap pihak Gerakan Aceh Merdeka (GAM) [1] menunjukkan tidak mau berunding dengan RI. Dengan demikian GAM harus dianggap sebagai musuh bersenjata dan harus diserang. Kapolri bahkan menyatakan, Polri akan menambah personil di kawasan itu guna menghadapi setiap kemungkinan. Bentuk-bentuk lain tindakan fisik yang akan dilakukan terhadap GAM disuarakan ... Read More »
Santri Gus Dur Komunitas Pemikiran Gusdur