Oleh: Abdurrahman Wahid PARA muballigh di masa ini senang sekali mengutip ucapan Nabi: “Beramallah bagi (kepentingan) duniamu seolah-olah kau benar-benar akan hidup selamanya dan beramallah untuk (kepentingan) akhiratmu seolah-olah engkau benar-benar akan mati esok.” Dengan ucapan itu kemudian dibuktikan bahwa Islam memandang urusan duniawi sama pentingnya dengan urusan ukhrawi. Tetapi ada akibat sampingan dari penafsiran diktum di atas secara demikian ... Read More »
Santri Gus Dur Komunitas Pemikiran Gusdur