Thursday , 31 December 2015
follow twitter kami di @santriGD

Monthly Archives: June 2014

Belajar dari kasus pengusiran Gus Dur

0

Oleh: Maksun Kasus pengusiran KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) oleh sekelompok orang dalam acara forum dialog antarumat beragama di Purwakarta, beberapa waktu lalu, ternyata berbuntut panjang. Sejumlah tokoh mengecam peristiwa itu. Sementara pendukung Gus Dur di berbagai daerah pun berunjuk rasa dan mengecam kejadian tersebut. Mengapa kasus itu menjadi demikian serius? Tentu karena orang yang diusir itu adalah Gus Dur, ... Read More »

Pluralisme Pasca-Gus Dur

Oleh: Zuhairi Misrawi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam prosesi pemakaman Gus Dur menyatakan bahwa almarhum adalah Bapak Pluralisme dan Multikulturalisme. Sultan Hamengku Buwono X juga menyebut Gus Dur sebagai pejuang pluralisme, Kamis (31/12). Kematian Gus Dur sungguh mengejutkan seluruh pihak. Doa senantiasa menggema di jagat republik ini, termasuk dalam pesta malam Tahun Baru yang lalu. Penulis sangat terharu ketika melihat ... Read More »

Indonesia dan Gus Dur

Oleh: Benny Susetyo Di tengah sakit yang mendera, pada 25 Desember 2009, seperti biasanya Gus Dur masih menyempatkan menelepon untuk mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru, sekaligus menyampaikan salam kepada Romo Kardinal dan rekan-rekan sejawat lainnya. Saya menanyakan kondisi beliau yang oleh beberapa media sudah dikabarkan sakit. Beliau menjawab bahwa dirinya sehat-sehat saja dan saat itu berposisi di Kantor PB ... Read More »

Manusia Sanguine Bernama Gus Dur

Oleh: Abdul Mu’ti Meskipun KH Abdurrahman Wahid sudah wafat, masyarakat Indonesia dan dunia tidak akan pernah kehilangan sosok yang akrab disapa dengan panggilan Gus Dur itu. Jasadnya yang ringkih dengan berbagai penyakit memang telah terkubur, tetapi amal, jasa, dan kepribadiannya akan tetap hidup. Berbagai kalangan, terutama dari lingkungan keluarga dan nahdliyin, telah mencanangkan niat untuk meneruskan perjuangan Gus Dur.Mereka bahkan ... Read More »

Merindukan Gus Dur

Oleh: Dita Indah Sari kesekian kali, terjadi penyerangan terhadap warga Ahmadiyah. Kali ini terjadi di Desa Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten, Minggu (6/2). Tiga orang tewas dan lima lainnya luka-luka. Polisi tengah sibuk mendalami kasus ini meskipun kita tidak bisa memastikan apakah mereka akan cukup punya keberanian untuk bertindak tegas setelah menemukan fakta-fakta. Adalah sebuah ironi bahwa pada saat penyerbuan terjadi, ... Read More »

Dengan Mati, Gus Dur Abadi

Oleh: Yudi Latif Tunjukkan padaku seorang pahlawan, niscaya akan kutulis suatu tragedi,” ujar pujangga F Scott Fitzgerald. Di tengah gemuruh takbir dan derai isak tangis yang mengiringi kepergian KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), sebuah ode ditulis banyak orang di media dan jejaring maya yang menobatkannya sebagai pahlawan. Pahlawan adalah mereka yang berani mengubah tragedi menjadi jalan emansipasi. Seperti itu jualah ... Read More »

Gus Dur sebagai “Orang Asing”

Oleh: Wildan Pramudya Gelar kehormatan sebagai pahlawan nasional, Guru Bangsa dan Bapak Pluralisme, sungguh layak diberikan kepada mendiang Gus Dur. Namun, penulis ingin menghormati Gus Dur bukan dengan gelar-gelar kehormatan semacam itu, melainkan hanya dengan mengenangnya sebagai orang asing. Mengenang Gus Dur sebagai orang asing akan bisa lebih dipahami kalau diletakkan dalam kerangka pemikiran sosiolog Jerman, Georg Simmel. Dalam salah ... Read More »

Gus Dur Pejuang Pluralisme Sejati

Oleh: Benyamin F Intan Sumbangsih terbesar Gus Dur terhadap bangsa adalah perjuangannya yang pantang mundur dalam mengusung pluralisme. Sebelum meninggal, Gus Dur berpesan, ”Saya ingin di kuburan saya ada tulisan: Di sinilah dikubur seorang pluralis” (Kompas, 3/1). Gus Dur seorang pluralis. Gebrakannya yang terkenal: menjadikan Konghucu agama resmi negara. Gus Dur juga mencabut Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 1967 yang ... Read More »

Usulan Gus Dur Pahlawan Nasional

Oleh: Azvi Warman Adam Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa melalui siaran pers mengusulkan kepada pemerintah untuk memberikan gelar pahlawan nasional kepada mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Usulan serupa juga diajukan oleh Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan, Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia, dan Perhimpunan Advokat Indonesia atau Peradi. Semuanya dalam bentuk siaran pers. Pahlawan nasional berasal dari orang ... Read More »

Gus Dur dan Republik

Oleh: Akhmad Sahal Negara Indonesia, kita tahu, berbentuk republik dan berasaskan Pancasila. Bukan negara Islam yang berlandaskan syariah. Lantas, apa dasar syar’i-nya bahwa umat Islam di negeri ini mesti loyal terhadapnya? Mengapa mereka mesti taat terhadap konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)? Pertanyaan di atas menjadi relevan buat kita mengingat akhir-akhir ini muncul dua macam gejala yang muaranya memosisikan NKRI ... Read More »