Oleh: Abdurrahman Wahid Yang dimaksudkan dengan birokratisasi adalah keadaan yang berciri utama kepentingan para birokrat menjadi ukuran. Sama saja halnya dengan militerisme...
Oleh: Abdurrahman Wahid Tiga tahun lalu, di sebuah beranda surau di Tambak Beras, Desa Ploso, Kediri, saya berhasil menelusuri Kota Kediri sebelum...
Oleh: Viky Maulana* Menjadi bagian dari gusdurian tentu tak sesulit menemukan jodoh bagi para jomblo deadliner. Iya, memang begitu mudah dan praktis...
Oleh: Abdurrahman Wahid Dalam perjalanan udara dari Cairo ke Abuja, ibu kota Nigeria, Menteri Luar Negeri Alwi Shihab meminta penulis mendiktekan pengantar...
Oleh: Asvi Warman Adam* Abdurrahman Wahid, presiden kenamaan Indonesia (setelah Soekarno, Sjafrudin Prawiranegara, Assaat, Soeharto, dan BJ. Habibie) wafat 30 Desember 2009....
Oleh: Yudi Latif* “Tunjukkan padaku seorang pahlawan, niscaya akan kutulis suatu tragedi,” ujar pujangga F. Scott Fitzgerald. Di tengah gemuruh takbir dan...
Oleh: KH. Husein Muhammad* Di atas bus yang mengantarku pulang kembali ke Cirebon seusai ngobrol bersama Gus Mus yang mengesankan itu, tiba-tiba terlintas pikiran...
Oleh: Ang Mei Yong* “Untuk dapat melakukan transformasi ekstern itu, agama harus merumuskan kembali pandangan-pandangannya mengenai martabat manusia, kesejajaran kedudukan semua manusia...
Oleh: M. Najib Yuliantoro* Jika Desember adalah bulannya Gus Dur, maka Januari adalah bulannya NU. Berbicara tentang NU, tentunya tak mudah dilepaskan...
Oleh: Abdurrahman Wahid Persoalan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) masih terus dibicarakan orang. Walaupun KH. M. Sahal Mahfudz telah berusaha sekuat-kuatnya menjelaskan,...